Tata Cara Sholat Jenazah
Saya ingin membagikan
informasi mengenai tata-cara sholat jenazah menurut ajaran ISLAM. Mengapa saya tiba-tiba ingin mem-posting
ini? ini tak lain karena kematian itu adalah hal yang pasti , dan akan selalu
ada kematian di dunia ini.
Sholat
Jenazah adalah
jenis salat yang dilakukan untuk jenazah muslim. Setiap
muslim yang meninggal baik laki-laki maupun perempuan wajib disalati oleh
muslim yang masih hidup dengan status hukum fardhu kifayah.
Fardhu kifayah, itu berarti suatu kewajiban setiap muslim, yang apabila tidak
dilaksanakan maka semua muslim akan berdosa. Sholat jenazah ini berbeda dengan
sgolat fardhu pada umumnya, dalam sholat jenazah tidak ada gerakan seperti
ruku’, sujud, i’tidal, dan duduk diantara 2 sujud. Dalam sholat jenazah hanya
terdiri dari 4 takbir dan 2 salam. Alangkah lebih baik kalau dibentuk 3 shaf
untuk makmum. Karena sesungguhnya Allah SWT menyukai bilangan yang ganjil.
Adapun syarat yang
harus dipenuhi dalam penyelenggaraan salat ini adalah:
·
Yang melakukan salat
harus memenuhi syarat sah salat secara umum (menutup aurat, suci dari hadas,
menghadap kiblat dst)
·
Jenazah diletakkan
disebelah mereka yang menyalati, kecuali dilakukan di atas kubur atau salat
ghaib.
Salat jenazah tidak
dilakukan dengan ruku’, sujud maupun iqamah, melainkan dalam posisi berdiri sejaktakbiratul
ihram hingga salam. Berikut adalah
urutannya:
1.
Berniat,
niat salat ini, sebagaimana juga salat-salat yang lain cukup diucapkan di dalam
hati dan tidak perlu dilafalkan, tidak terdapat riwayat yang
menyatakan keharusan untuk melafalkan niat. Untuk jenazah laki-laki : ” Ushalli ‘alaa
haadzal mayyiti arba ‘a takbiiraatin fardhal kifaayati ma’muumam/imaaman
lillahi ta’aalaa, Allahu akbar “.
Untuk jenazah perempuan : ” Ushalli ‘alaa
haadzihil mayyiti arba ‘a takbiiraatiin fardhal kifaayati ma’muuman/imaaman
lillahi ta ‘aalaa, Allaahu akbar “
3.
Takbiratul Ihram kedua
kemudian membaca shalawat atas Rasulullah SAW minimal :“Allahumma Shalli ‘alaa Muhammadin” artinya : “Yaa Allah berilah salawat atas nabi
Muhammad”
4.
Takbiratul Ihram
ketiga kemudian membaca do’a untuk jenazah minimal:“Allahhummaghfir lahu warhamhu wa’aafihi wa’fu anhu” yang artinya : “Yaa Allah ampunilah dia, berilah
rahmat, kesejahteraan dan ma’afkanlah dia”.Apabila jenazah yang disalati itu
perempuan, maka bacaan Lahuu diganti
dengan Lahaa. Jadi untuk jenazah wanita bacaannya
menjadi: “Allahhummaghfir laha warhamha wa’aafiha wa’fu anha”. Jika mayatnya banyak maka bacaan Lahuu diganti dengan Lahum. Jadi untuk jenazah banyak bacaannya
menjadi: “Allahhummaghfir lahum warhamhum wa’aafihim wa’fu anhum”
5.
Takbir keempat
kemudian membaca do’a minimal:“Allahumma laa tahrimnaa ajrahu walaa taftinna
ba’dahu waghfirlanaa walahu.”yang artinya :
“Yaa Allah, janganlah kiranya pahalanya tidak sampai kepadanya atau janganlah
Engkau meluputkan kami akan pahalanya, dan janganlah Engkau memberi kami fitnah
sepeninggalnya, serta ampunilah kami dan dia.” Jika jenazahnya adalah wanita,
bacaannya menjadi:“Allahumma laa tahrimnaa ajraha walaa taftinna
ba’daha waghfirlanaa walaha.”
6. Mengucapkan
salam assalamualaikum waraqmatullah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar